Motor Jarang Dipakai, Apakah Ganti Oli Berdasarkan Waktu atau Jarak Tempuh?

Dani M Dahwilani
Pelumas atau oli motor tidak hanya aus karena pemakaian, tetapi juga bisa rusak akibat faktor waktu. (Foto: Ilustrasi/AI)

Patokan Waktu Jadi Acuan Utama

Untuk motor yang jarang dipakai, penggantian oli sebaiknya dilakukan setiap 3 hingga 6 bulan sekali. Hal ini tetap berlaku meski jarak tempuh belum mencapai batas servis.

Selain itu, pemilik kendaraan juga disarankan mengikuti anjuran pabrikan. Umumnya, oli diganti setiap 2.000–4.000 kilometer atau maksimal 6 bulan, tergantung mana yang tercapai lebih dulu.

Jenis oli juga berpengaruh terhadap masa pakai. Oli sintetis biasanya lebih tahan lama dibanding oli mineral, namun tetap tidak disarankan digunakan lebih dari 6 bulan pada motor yang jarang dipakai.

Kenali Tanda Oli Harus Diganti

Pemilik motor juga perlu memperhatikan kondisi oli secara langsung. Salah satu tanda paling umum adalah perubahan warna menjadi hitam pekat.

Selain itu, tekstur oli yang terlalu kental atau justru terlalu encer menunjukkan kualitasnya sudah menurun. Kondisi ini membuat pelumasan tidak lagi optimal.

Gejala lain bisa dirasakan saat mesin mulai terasa kasar saat dinyalakan. Bahkan, munculnya bau terbakar dari oli juga menjadi indikasi pelumas harus segera diganti.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Penyebab Motor Turun Mesin, Kebiasaan Buruk Ini Sering Diabaikan

57 tahun lalu

Hari Kartini, Unik Driver Ojol Wanita Dilayani Mekanik Perempuan 

57 tahun lalu

Tak hanya Ganti Oli, Ini Perawatan Harus Diperhatikan Pemilik Kendaraan Motor

57 tahun lalu

Motor Baru Dikirim dari Dealer, Apa Harus Langsung Ganti Oli?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal