Motor Jarang Dipakai, Apakah Ganti Oli Berdasarkan Waktu atau Jarak Tempuh?

Dani M Dahwilani
Pelumas atau oli motor tidak hanya aus karena pemakaian, tetapi juga bisa rusak akibat faktor waktu. (Foto: Ilustrasi/AI)

JAKARTA, iNews.id – Banyak pemilik kendaraan masih menganggap penggantian oli motor cukup mengikuti jarak tempuh. Padahal, untuk motor yang jarang digunakan, patokan waktu justru lebih penting dibandingkan kilometer.

Motor yang lebih sering terparkir tetap membutuhkan perawatan rutin. Salah satu langkah krusial adalah mengganti oli secara berkala agar performa mesin tetap terjaga.

Dilansir dari laman Suzuki, meski motor jarang digunakan, kualitas oli tetap bisa menurun. Kondisi ini kerap diabaikan, padahal berpotensi menyebabkan kerusakan mesin jika dibiarkan terlalu lama.

Oli Tetap Menurun Meski Motor Jarang Dipakai

Oli motor tidak hanya aus karena pemakaian, tetapi juga bisa rusak akibat faktor waktu. Salah satunya karena proses oksidasi yang terjadi saat oli terpapar udara di dalam mesin.

Selain itu, motor yang jarang digunakan lebih rentan mengalami kondensasi. Uap air yang terbentuk bisa bercampur dengan oli dan menurunkan daya pelumasan.

Tak hanya itu, sisa pembakaran dan partikel kecil tetap tertinggal di dalam mesin. Jika tidak segera diganti, oli bisa mengendap dan membentuk lumpur yang berbahaya bagi komponen mesin.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Penyebab Motor Turun Mesin, Kebiasaan Buruk Ini Sering Diabaikan

57 tahun lalu

Hari Kartini, Unik Driver Ojol Wanita Dilayani Mekanik Perempuan 

57 tahun lalu

Tak hanya Ganti Oli, Ini Perawatan Harus Diperhatikan Pemilik Kendaraan Motor

57 tahun lalu

Motor Baru Dikirim dari Dealer, Apa Harus Langsung Ganti Oli?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal