Posisi tangan rasanya tidak terlalu berbeda dengan PXC generasi sebelumnya. Jarak stang pada tubuh rider cukup ideal (tidak terlalu jauh maupun tidak terlalu dekat). Perpaduan segitiga berkendara (kaki, tangan, duduk) cukup membuat nyaman.
Saat memulai perjalanan di arena sirkuit dengan sejumlah obstacle (trek lurus, slalom, jalan menanjak) sebanyak 5 putaran, putaran mesin awal All New PCX 160 sangat halus. Saat rider sedikit menarik tuas gas, tenaga yang dihasilkan di putaran tengah dan atas cukup buas.
Menariknya, skutik bongsor ini minim getaran saat tenaga dipacu sangat tinggi. Kondisi trek yang basah juga tidak memengaruhi kecepatan motor. Begitu pula saat diajak berakselesari, di mana All New PCX menikung sempurna tanpa slip.
Fitur rem ABS-nya juga bekerja sempurna di jalanan basah. Jarak pengereman sampai motor berhenti sempurna. Tentu fitur ini sangat membantu rider terhindar dari kecelakaan.
Sebagai informasi, AHM memasarkan All New Honda PCX dengan harga on the road (OTR) DKI Jakarta Rp30.350.000 untuk tipe CBS, Rp33.950.000 untuk tipe ABS, dan Rp43.550.000 untuk tipe e:HEV.
"All New Honda PCX saat ini sudah tersedia di dealer-dealer Honda terdekat. Bagi pemesan, skuter ini juga sudah bisa dikirim ke rumah konsumen mulai Februari 2021," ujar Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM), Thomas Wijaya.
Atas tambahan kapasitas ini, PCX menjadi lebih bertenaga dibanding kompetitor utamanya, Yamaha Nmax. Di mana motor tersebut menggendong mesin 155 cc.