Uji Kir Mati dan Bus Tak Dirawat Sebabkan Kecelakaan, Pemerintah Diminta Tindak PO Bus Nakal 

Muhamad Fadli Ramadan
Bus terlibat kecelakaan maut di Wonsobo, Jawa Tengah. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id – Kecelakaan maut di Wonosobo, Jawa Tengah, yang melibatkan bus pariwisata, mobil pick up, dan tiga kendaraan lain, di Pasar Kertek, Sabtu (10/9/2022), menyebabkan tujuh orang meninggal dunia, dan dua luka-luka. Ini menjadi pembelajaran sangat penting.

Kecelakaan diduga bus yang memakai sasis Mercedes-Benz tersebut mengalami rem blong. Sopir bus yang tak menguasai medan di kawasan Wonosobo yang menanjak dan berkelok-kelok diyakini jadi faktor lain.

Namun, penyebab kecelakaan tak melulu tentang sopir yang tak andal dalam mengendarai bus. ‘Kesehatan’ bus juga menjadi faktor penentu apakah dapat melewati segala medan dengan aman.

Uji KIR yang diberlakukan Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi salah satu cara meminimalkan kecelakaan bus. Peran pemilik Perusahaan Otobus (PO) sangat penting memastikan armada mereka dalam kondisi prima.

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) dan Direktur Utama PO SAN, Kurnia Lesani Adnan mengaku geram dengan para oknum yang tak merawat armada mereka, dan bahkan sampai tak memperpanjang KIR. Menurutnya, itu merusak citra PO bus lain yang mematuhi aturan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

57 tahun lalu

16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia

57 tahun lalu

Karyawan PO Bus Kena PHK gegara Kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Study Tour

57 tahun lalu

Bus Ada Kecoa dan Izin Kedaluwarsa, PO Rosalia Indah: Perizinan Sudah Terbit Sistem Belum Update

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal