Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah:
1. Cuci Mobil setelah Kehujanan
Jangan biasakan membiarkan mobil Anda kering sendiri setelah hujan. Minimal bilas bodi mobil Anda dengan air bersih setelah kehujanan agar tidak timbul karat. Jangan lupa untuk mencuci bagian dalam dari spakboard dan kolong mobil. Jangan sesekali menunda pencucian mobil.
2. Hindari Parkir di Tempat yang Lembab
Bila mobil Anda mengalami luka pada bagian-bagian yang berbahan dari logam, sebaiknya hindari parkir di tempat lembab. Unsur air di udara yang seperti itu akan sangat mudah menjadi media bagi tumbuh kembangnya bakteri karat.
3. Gunakan Pelindung Karat
Pada bagian-bagian tertentu dari mobil yang kerap terkena air atau kotoran, sebaiknya dilapisi kembali dengan cairan antikarat. Setiap pabrikan mobil telah melapisi mobil dengan antikarat pada saat stamping atau pencetakan bodi mobil.
4. Periksa Karet List Mobil
Selain di bagian bodi yang luka atau tergores, karat pada mobil juga kerap muncul di bagian-bagian yang luput dari perhatian. Itu terjadi karena rembesan air di sela-sela kaca pintu karena karet list yang tak tertutup rapat.
Sebab itu, periksa karet list sebelum hujan mengguyur bumi saban hari. Begitu pula dengan karet balon yang ada di daun pintu bagian dalam.