Pemerintah Desak Produsen Mobil Listrik Lokalisasi Baterai, Wajib Pakai Nikel?

Muhamad Fadli Ramadan
Lokalisasi baterai mobil listrik menjadi salah satu cara yang dilakukan demi memanfaatkan produk dalam negeri dan menyerap banyak lapangan kerja. (Foto: M Fadli/Ist)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Lokalisasi baterai menjadi salah satu cara yang dilakukan demi memanfaatkan produk dalam negeri dan menyerap banyak lapangan pekerjaan.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto meminta kepada para produsen mobil listrik melakukan investasi. Caranya adalah dengan membangun pabrik untuk memproduksi baterai di dalam negeri.

“Kami mendorong produsen mobil listrik untuk segera melakukan pendalaman struktur sekaligus merangsang pasar domestik agar terus tumbuh,” ujar Airlangga di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Airlangga menilai Indonesia memiliki potensi besar menjadi bagian dari rantai pasok global kendaraan listrik. Hilirisasi mineral, seperti nikel, aluminum sampai tembaga bisa dengan mudah dilakukan.

Menko Perekonomian memastikan pemerintah akan mendukung produsen otomotif yang ingin berinvestasi melalui lokalisasi baterai mobil listrik. Mengingat itu dapat berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kendaraan Listrik Tak Terbendung, Hilirisasi Nikel Jadi Senjata Utama Indonesia

57 tahun lalu

Hilirisasi Nikel Mendesak, Indonesia Kejar Kedaulatan Energi di Tengah Gejolak BBM Global

57 tahun lalu

Leapmotor Perkenalkan Teknologi Baterai Cell-to-Chassis, Apa Itu?

57 tahun lalu

BYD Kenalkan Blade Battery Generasi Kedua, Isi Daya 97 Persen Hanya 9 Menit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal