Mobil Hybrid Lebih Hemat BBM hingga 50 Persen, Kapan Dapat Insentif?

Dani M Dahwilani
Kementerian Perindustrian menilai kendaraan hybrid bisa menghemat 50 persen bahan bakar dibandingkan mobil konvensional. (Foto: iNews.id)

TANGERANG, iNews.id - Pemerintah Indonesia berusaha menekan emisi karbon yang dihasilkan kendaraan bermotor. Untuk itu, masyarakat diharapkan beralih menggunakan kendaraan listrik. 

Tapi, sejumlah produsen juga menawarkan mobil hybrid sebagai opsi mobilitas ramah lingkungan. Alasannya, insfratruktur masih terbatas dan harga jual masih mahal sehingga belum dapat diterima pasar secara luas.

Seperti diketahui, mobil listrik memang sudah tidak lagi menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber daya utama. Sebab itu, kendaraan ini tidak menghasilkan emisi sehingga dianggap menjadi solusi mengatasi pencemaran udara.

"Kalau kita lihat memang battery electric vehicle (BEV) bisa menghemat sampai dengan 100 persen bahan bakar yang digunakan di kendaraannya," ujar Direktur Jenderal Ilmate Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika di ICE BSD City, Tangerang, Selasa (22/7/2024).

Putu menjelaskan Indonesia bisa menggunakan teknologi mobil alternatif lain yang lebih ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan pengurangan konsumsi BBM seperti penggunaan mobil hybrid.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kembangkan Oli Performa Tinggi dan Mobil Hybrid, Motul Gandeng Toyota Gazoo Racing

57 tahun lalu

Harga BBM Naik, Toyota Akui Pasar Bergeser ke Mobil Hybrid

57 tahun lalu

Rilis Teknologi Hybrid Generasi Terbaru, Honda Akan Luncurkan 15 Model hingga 2030

57 tahun lalu

Pemakaian Bensin Cuma 10 Persen dari Mobil Biasa, Seberapa Irit Chery Tiggo 8 CSH saat Mudik?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal