Melihat dari Dekat Mega Factory BYD di Changzhao, Gunakan 1.000 Robot Sehari Produksi 1.200 Mobil

Dani M Dahwilani
Total ada lebih dari 1.000 robot di pabrik BYD Changzhou, China, dengan kemampuan produksi 1.200 unit per hari. (Foto: BYD)

Pabrik tersebut memiliki empat area utama, yaitu stamping, welding, assembly, dan painting. Pabrik ini menggunakan mesin yang didesain sendiri, sehingga berhasil mencapai efisiensi 50 persen lebih tinggi dibandingkan dengan pabrikan lain di China. 

Kemampuan efisiensi yang tinggi untuk produksi massal NEV BYD telah mendapatkan pengakuan dari industri sekaligus berkontribusi terhadap perkembangan teknologi kendaraan energi baru. Efisiensi produksi salah satunya diterapkan dengan sistem otomatisasi hingga 95 persen dari total proses dalam kebutuhan tertentu.

Pada area stamping, sistem otomatisasi berperan memproduksi panel body atau struktur badan mobil, dan saat ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan 1.200 unit mobil per hari dalam dua shift pengerjaan. 

Pada area welding, terdapat teknologi laser welding yang merupakan teknologi advanced, di mana tingkat kerapatan pengelasan sudah hampir tidak terlihat. Adanya teknologi robotic welding yang menghasilkan tingkat kerapatan pengelasan rangka dengan sangat mulus, bahkan hampir tidak terlihat. 

Sementara pada area assembly, salah satu sistem otomatisasi diterapkan untuk menyamakan waktu penyatuan rangka mobil, platform, dan baterai secara bersamaan.

Masing-masing area tersebut juga memiliki tim riset dan pengembangan sendiri untuk melakukan berbagai pengecekan yang diperlukan, seperti pengecekan dan penelitian kesalahan atau kerusakan pada area stamping. Pengecekan dengan sampel acak dilakukan untuk melihat potensi kesalahan presisi pada area welding.

“Pada dasarnya Industri otomotif terdiri atas dua bagian penting, manufacturing dan distributorship. Pada kunjungan pabrik hari pertama ini, kami bermaksud menunjukkan kesiapan BYD dalam mensupply dan memenuhi kebutuhan demand di market melalui advanced and massive production facility,” kata Luther Panjaitan, head of marketing communication, PT BYD Motor Indonesia.

Dia menerangkan, pabrik di Changzhou menerapkan praktik keberlanjutan melalui penerapan energi baru. Dari total produksi delapan pabrik BYD pada 2023, perusahaan telah mencatatkan rekor produksi EV dan PHEV sebanyak 6.000.000 unit untuk didistribusikan ke seluruh dunia. Mereka saat ini telah mengekspor mobil ke lebih dari 70 negara. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Mobil
2 hari lalu

Tantang Sistem Tukar Baterai Nio, BYD Percepat Infrastruktur Pengisian EV

Mobil
5 hari lalu

VW Berencana Ubah Pabrik Mobil di Jerman Jadi Tempat Produksi Peralatan Militer Israel

Nasional
5 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal