Kaleidoskop: Tarik Ulur Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

Dani M Dahwilani
Tarik ulur antara pelaku industri otomotif dan pemerintah terjadi terkait insentif yang diberikan bagi kendaraan listrik. (Foto: iNews.id) 

Terkait baterai, lanjut dia, sepeda motor bisa menggunakan sistem isi ulang (swap). Jadi ketika infrastruktur stasiun pengisian baterai masih minim, sistem ini bisa menjadi solusi.

"Jika pemerintah ingin mendorong kendaraan listrik, penetrasi sepeda motor bisa lebih awal. Misal bagi konsumen yang membeli atau menukar dengan motor lisrik bisa mendapat subsidi," katanya.

Di segmen roda empat, lanjut dia, saat ini rentang harga mobil listrik dengan mobil konvensional (ICE) sangat jauh. "Mobil listrik paling murah di atas Rp400 juta. Terbaru ada Toyota Corolla HEV, Nissan Kicks dan Hyundai Ionix," ujar Riyanto.

Dia menyebutkan melihat rentang harga yang jauh mahal menjadikan mobil listrik hanya bisa dibeli kalangan menengah atas. Secara fungsional ini menjadi gaya hidup mereka memiliki koleksi mobil listrik.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BAIC Bakal Luncurkan SUV Listrik Baru T1 di Indonesia, Isi Daya Cuma 25 Menit

57 tahun lalu

Wapres Gibran Tunggangi Motor Listrik saat Kunjungan ke Agats Papua, Intip Spesifikasinya

57 tahun lalu

Kasus BMW Listrik yang Hancur Diamuk Massa di Jakbar Berakhir Damai

57 tahun lalu

Insentif Motor Listrik Ditunda Sebulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal