Kadin Tegaskan Impor 105.000 Pikap dari India Ancam Industri Otomotif

Muhammad Sukardi
Model Pikap Mahindra yang kontroversial. (Foto: Youtube)

Karenanya, Kadin Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membatalkan kebijakan tersebut karena dinilai berpotensi memukul industri otomotif nasional yang tengah tumbuh.

Nilai impor yang mencapai Rp24,66 triliun itu dianggap kontraproduktif dengan agenda hilirisasi dan industrialisasi yang selama ini digaungkan pemerintah.

"Setelah menerima pandangan dari pelaku industri otomotif dan asosiasi kami mengimbau Bapak Presiden agar membatalkan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga," kata Saleh.

Siapa yang Impor dan Apa Saja Unitnya?

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dijalankan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025. Pemerintah menunjuk PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan fisik program tersebut.

Perusahaan itu tengah merealisasikan impor 105.000 kendaraan dari India yang terdiri atas:

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kadin Minta Presiden Batalkan Rencana Impor 105.000 Unit Pikap dari India

57 tahun lalu

Gaikindo Bingung Indonesia Impor 105.000 Mobil dari India, Padahal Ada 7 Pabrik Kendaraan Niaga di Dalam Negeri

57 tahun lalu

Mobil India Tata dan Mahindra Tepuk Tangan Dapat Order 105.000 Unit dari Indonesia, Industri Nasional Nangis

57 tahun lalu

Indonesia Borong 105.000 Pikap India untuk Operasional Kopdes Merah Putih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal