MUMBAI, iNews.id – Produsen otomotif asal India, Tata Motors dan Mahindra & Mahindra Ltd (M&M) mengumumkan kesepakatan dengan PT Agrinas Pangan Nusantara dalam proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Total kendaraan niaga yang dipesan mencapai 105.000 unit.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi masing-masing perusahaan. Dalam keterangan pers tertanggal 4 Februari 2026, Mahindra & Mahindra Ltd menyatakan komitmennya memasok 35.000 unit Scorpio Pik Up ke Indonesia sepanjang 2026.
Sementara itu, Tata Motors melalui siaran pers pada 10 Februari 2026 menginformasikan penandatanganan perjanjian untuk memasok 70.000 unit kendaraan niaga. Rinciannya terdiri atas 35.000 unit Yodha pick-up dan 35.000 unit Ultra T.7 (truk) melalui anak usahanya, PT Tata Motors Distribusi Indonesia.
Langkah pengadaan dalam jumlah besar tersebut memicu perhatian pelaku industri otomotif nasional. Sebab, kendaraan didatangkan melalui skema impor dari India di tengah kondisi pasar domestik yang masih lesu.
Dalam kemitraan itu, Mahindra bekerja sama dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung operasional koperasi desa melalui penyediaan kendaraan niaga. Scorpio Pik Up disiapkan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dari petani ke pasar.
Kolaborasi ini ditargetkan memperkuat sistem logistik pedesaan serta mendorong desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi mandiri. Kendaraan tersebut berperan dalam proses agregasi awal, mulai dari pengangkutan hasil panen ke koperasi hingga distribusi antardesa.
CEO Divisi Otomotif Mahindra & Mahindra Ltd, Nalinikanth Gollagunta, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama tersebut.
“Kami menantikan kerja sama ini dan untuk mendukung Koperasi Indonesia melalui kemitraan kami dengan Agrinas Pangan Nusantara. Dengan mengerahkan Scorpio Pik Up sebagai bagian dari Koperasi, kami memperkuat tulang punggung logistik yang andal yang menghubungkan petani ke pasar secara lebih efisien," kata Nalinikanth dalam keterangan persnya.