Invasi Mobil Listrik China Bikin Produsen Amerika Ciut, Lebih Berbahaya dari Ekspansi Jepang

Muhamad Fadli Ramadan
Brand Amerika menilai gempuran mobil China lebih besar ketimbang gelombag kendaraan asal Jepang pada 1980-an. (Foto: Ford)

"(Pabrikan China) memiliki teknologi dalam kendaraan yang jauh lebih unggul. Teknologi Huawei dan Xiaomi ada di setiap mobil. Anda masuk, Anda tidak perlu memasangkan ponsel Anda. Secara otomatis, seluruh kehidupan digital Anda dicerminkan di dalam mobil," ujar Farley.

Dia merasa saat ini persaingan bukan hanya tentang mobil listrik, tapi dominasi teknologi dari brand asal China secara global. Sebab, ini menjadi nilai jual mereka dan memasarkannya dengan harga yang jauh di bawah rivalnya.

"Kami sedang bertarung sengan China secara global dan ini bukan hanya tentang EV. Kalau kami kalah dalam hal ini, tidak ada masa depan untuk Ford. China adalah 'gorilla 700 pon' di industri kendaraan listrik. Mereka benar-benar mendominasi pasar global dan akan semakin besar di luar negeri," ujarnya.

Farley juga mengatakan saat ini porsi kendaraan listrik asal China akan bertahan di sekitar 5 persen dalam waktu dekat, sebelum meningkat seiring hadirnya model dengan harga lebih terjangkau.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
5 hari lalu

Debut Dunia! Lepas E4 Resmi Dipamerkan di IIMS 2026, Ini Fotonya

Mobil
5 hari lalu

Debut di IIMS 2026, iCar Gaspol Buka Pesanan SUV Listrik V23

Mobil
5 hari lalu

Suzuki e-Vitara Meluncur di IIMS 2026, Sekali Cas Tembus 428 Km

Aksesoris
7 hari lalu

Populasi Mobil Listrik Naik, Thunder Kembangkan Aki EV di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal