Infrastruktur Masih Minim, Bus AKAP Belum Cocok Gunakan Kendaraan Listrik 

Muhamad Fadli Ramadan
Kendaraan listrik belum dapat diaplikasikan pada bus AKAP karena jarak yang dilalui sangat jauh, infrastruktur minim, dan medannya sangat berat. (Foto: IG Transjakarta)

Sani yang juga direktur utama PO SAN dan pengurus DPP Organda menyampaikan kepada pemerintah untuk tidak memaksakan pengusaha bus AKAP dan pariwisata beralih ke bus listrik.

“Sampai hari ini tekhnologi baterai itu baru tahan sampai 300 km, dengan catatan medan jalan yang rata. Fast charging paling cepat 2-4 jam. Misal di tengah jalan Jakarta-Solo, baterai habis dan meminta izin ke penumpang untuk mengisi selama tiga jam, kan tidak mungkin,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Sani, bus listrik yang memiliki baterai besar juga akan mengurangi daya kapasitas bagasi. Ini akan memengaruhi efisiensi bus AKAP yang saat ini didesain untuk memuat banyak barang bawaan penumpang.

“Saya melihat pemerintah belum berani untuk mendorong kami (pengusaha bus AKAP), karena alasan itu,” katanya.

Sani menegaskan hanya sebagian kecil wilayah di Indonesia yang siap dengan tren kendaraan listrik. Ini akan mempersulit pengusaha bus AKAP jika mengalami kendala pada sistem kelistrikan bus mereka.

“Kalau boleh saya sampaikan, sebenarnya teknologi elektrik ini masih belum matang. Di kawasan tertentu kalau terjadi apa-apa cepat ditangani. Tapi bus AKAP ini seperti ‘bang Toyib’, terlebih pariwisata tujuannya tidak tentu,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Tunda Pemberian Insentif Kendaraan Listrik, Ada Apa?

57 tahun lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

57 tahun lalu

Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit, Berlaku Mulai Juni 2026

57 tahun lalu

16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal