Indonesia Bisa Produksi Lebih dari 400.000 Pikap per Tahun, Kenapa Malah Impor?

Muhammad Sukardi
Mobil pikap Mahindra yang kontroversial. (Foto: iNews)

"Semakin kuat produksi komponen otomotif lokal, semakin tinggi TKDN, penyerapan tenaga kerja, dan efek pengganda terhadap perekonomian," kata Saleh, Minggu (22/2/2026).

Ia menegaskan, dominasi kendaraan impor dalam bentuk utuh dapat menekan industri komponen dalam negeri.

"Sebaliknya, jika pasar didominasi kendaraan impor dalam bentuk utuh, maka industri komponen nasional ikut tertekan dan agenda hilirisasi serta industrialisasi dapat melemah," sambungnya.

Bahkan ia menyebut, "Mengimpor mobil CBU sama saja dengan membunuh industri otomotif yang sedang tumbuh."

Kadin pun mendesak Presiden Prabowo Subianto membatalkan kebijakan tersebut.

"Setelah menerima pandangan dari pelaku industri otomotif dan asosiasi kami mengimbau Bapak Presiden agar membatalkan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga," ujar Saleh.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Mobil
6 jam lalu

Kadin Tegaskan Impor 105.000 Pikap dari India Ancam Industri Otomotif

Nasional
7 jam lalu

Kadin Minta Presiden Batalkan Rencana Impor 105.000 Unit Pikap dari India

Mobil
1 hari lalu

Gaikindo Bingung Indonesia Impor 105.000 Mobil dari India, Padahal Ada 7 Pabrik Kendaraan Niaga di Dalam Negeri

Mobil
2 hari lalu

105.000 Unit Mobil Impor India Serbu Indonesia, Bagaimana Nasib Otomotif Dalam Negeri?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal