Meski demikian, Sanrivatti masih menyimpan rapat detail teknis kendaraan yang sedang dikembangkan. Hingga kini perusahaan baru memperlihatkan sejumlah gambar konsep sederhana yang memberikan gambaran awal mengenai posisi mengemudi unik tersebut.
Sánchez mengatakan inspirasi terbesar datang dari dunia superbike yang menawarkan hubungan langsung antara pengendara dan jalan. Konsep tersebut dipadukan dengan pengalaman berkendara analog yang saat ini mulai jarang ditemukan di era kendaraan modern yang semakin dipenuhi teknologi elektronik.
Ide posisi mengemudi ekstrem sebenarnya bukan hal baru di dunia otomotif. Salah satu contoh paling terkenal adalah konsep Chevrolet Chaparral 2X Vision Gran Turismo yang diperkenalkan pada 2014.
Mobil konsep tersebut menempatkan pengemudi dalam posisi hampir tengkurap dan mengendalikan kendaraan melalui gerakan tubuh. Namun, Chaparral 2X hanya dibuat sebagai konsep futuristis dan tidak pernah direncanakan menjadi mobil produksi massal.
Kehadiran Sanrivatti membuka peluang baru dalam pengembangan hypercar yang lebih mengutamakan keterlibatan pengemudi dibanding sekadar mengejar angka performa. Jika berhasil diwujudkan, konsep ini berpotensi menghadirkan pengalaman berkendara yang benar-benar berbeda dari hypercar saat ini.
Namun, publik masih harus menunggu. Sanrivatti menyatakan akan mengungkap lebih banyak detail mengenai proyek ambisius tersebut dalam beberapa bulan ke depan.
Jika berhasil masuk tahap produksi, hypercar bergaya superbike ini bisa menjadi salah satu kendaraan paling unik yang pernah hadir di industri otomotif.