Diduga Gunakan Fitur Autopilot, Mobil Listrik Tesla Tabrak Rumah Tewaskan Lansia

Dani M Dahwilani
Mobil listrik Tesla Model 3 diduga beroperasi menggunakan sistem bantuan pengemudi otomatis (autopilot) tabrak rumah di Texas, Amerika Serikat (AS). (Foto: Harris County Sheriff’s Office)

Investigasi federal ini diperkirakan akan menyoroti data kendaraan, aktivitas pengemudi sebelum tabrakan, serta kondisi sistem bantuan mengemudi saat kecelakaan berlangsung.

Peristiwa tersebut kembali memunculkan perdebatan mengenai keamanan teknologi kendaraan semi-otonom. Sejumlah pakar industri otomotif menilai sistem bantuan pengemudi Level 2, seperti yang digunakan Tesla, berpotensi menimbulkan rasa aman berlebihan pada pengendara.

Padahal, teknologi tersebut tetap mengharuskan pengemudi memantau kondisi jalan dan siap mengambil alih kendali kendaraan kapan saja. Sebab itu, tanggung jawab utama tetap berada di tangan manusia yang berada di balik kemudi.

Hasil investigasi yang sedang berjalan diharapkan dapat mengungkap secara rinci apa yang sebenarnya terjadi sebelum Tesla itu keluar jalur. Temuan tersebut juga dinilai penting untuk menjawab pertanyaan publik terkait batas kemampuan teknologi bantuan pengemudi yang semakin banyak digunakan di jalan raya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tesla Klaim Mobil Full Self-Driving 10 Kali Lebih Aman dari Manusia, Senator AS Minta Bukti

57 tahun lalu

Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Tesla Recall Cybertruck akibat Roda Terancam Lepas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal