China Larang Setir Setengah Roda, Tesla Kena Imbas?

Dani M Dahwilani
Regulasi baru pemerintah China, melarang kemudi setengah roda demi keselamatan pengemudi. (Foto: Tesla)

Kemudi Yoke Sulit Penuhi Syarat Uji Benturan

Tantangan terbesar bagi kemudi setengah roda terletak pada skema pengujian baru. Standar tersebut mewajibkan uji benturan pada sepuluh titik spesifik di pelek roda kemudi, termasuk titik tengah area terlemah dan titik tengah area terpendek yang tidak ditopang.

Pada kemudi model yoke yang tidak memiliki bagian atas, beberapa titik uji tersebut secara fisik tidak tersedia. Kondisi ini membuat desain setir setengah roda hampir mustahil memenuhi persyaratan nasional terbaru.

Data kecelakaan yang dikutip Autohome menunjukkan 46 persen cedera pengemudi berasal dari mekanisme kemudi. Setir bundar tradisional dinilai mampu memberikan peredaman area yang lebih luas ketika tubuh pengemudi terdorong ke depan saat benturan.

Sebaliknya, kemudi setengah lingkaran memungkinkan tubuh melewati ruang kosong bagian atas setir saat terjadi benturan sekunder. Situasi itu dinilai meningkatkan risiko cedera secara signifikan.

Risiko Airbag dan Keluhan Pengguna

Kekhawatiran lain muncul dari aspek keselamatan airbag. Standar baru melarang benda keras seperti bagian logam atau plastik mengenai penumpang saat airbag mengembang.

Struktur kemudi setengah yang tidak simetris berpotensi menimbulkan pola retakan tak terduga saat airbag aktif dalam hitungan milidetik. Validasi menggunakan kamera kecepatan tinggi pun dinilai sulit memastikan konsistensi hasilnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
23 hari lalu

China Terapkan Standar Wajib Sistem Kemudi Otomatis mulai Juli 2026, Dorong Keamanan Mobil Pintar

Soccer
9 bulan lalu

China Kirim Wakil Pemerintah ke SUGBK, Erick Thohir: Timnas Indonesia Harus Jaga Martabat Bangsa!

Mobil
3 tahun lalu

Setelah Dipakai Mudik Lebaran Setir Mobil Terasa Goyang, 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Mobil
3 tahun lalu

8 Penyebab Setir Mobil Tidak Stabil, Perhatikan Ban Jangan sampai Kempis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal