Chery Kenalkan Teknologi Baterai Mobil Listrik Bisa Tempuh 1.300 Km Sekali Cas

Muhamad Fadli Ramadan
Chery kembali mencuri perhatian memperkenalkan teknologi baterai solid-state terbaru yang diklaim dapat membuat mobil listrik melaju 1.300 km sekali cas.  (Foto: Dok)

Saat ini mereka sedang menyiapkan versi produksi yang lebih hemat biaya, dengan target implementasi massal pada kendaraan listrik generasi baru mulai 2027. Teknologi ini diharapkan dapat diaplikasikan pada lini kendaraan Chery, seperti seri Exeed dan iCar, yang ditujukan untuk pasar premium.

Keberhasilan Chery dalam mengembangkan baterai solid-state berkapasitas besar menunjukkan industri otomotif China semakin mendominasi inovasi kendaraan listrik. Di tengah persaingan ketat dengan BYD dan CATL, langkah Chery menegaskan posisinya sebanyak salah satu pemain utama.

Teknologi baru ini, Chery tidak hanya berupaya meningkatkan jarak tempuh, tapi juga ingin menjawab kekhawatiran konsumen terhadap mobil listrik tentang efisiensi dan keamanan baterai.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
22 hari lalu

Mobil Listrik Bakal Kena Pajak, Begini Tanggapan Chery Group

Mobil
27 hari lalu

Kendaraan Listrik Tak Terbendung, Hilirisasi Nikel Jadi Senjata Utama Indonesia

Nasional
27 hari lalu

Hilirisasi Nikel Mendesak, Indonesia Kejar Kedaulatan Energi di Tengah Gejolak BBM Global

Mobil
2 bulan lalu

Leapmotor Perkenalkan Teknologi Baterai Cell-to-Chassis, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal