Belum Teruji, Pengembangan Teknologi Mobil Bisa Komunikasi Dibekukan

Dani M Dahwilani
Belum teruji, Menteri Transportasi AS Elaine Chao menyebutkan, teknologi komunikasi C-V2X dapat mengakibatkan ribuan kematian serta jutaan pengguna jalan cedera. (Foto: Carscoops)

Ketakutannya C-V2X dapat mengalami gangguan dari perangkat WiFi lain di dekatnya. Meskipun beberapa produsen mobil seperti Audi sudah mulai menguji C-V2X, banyak yang kecewa dengan perubahan tersebut.

GM misalnya, FCC terus bergerak menuju keselamatan jalan raya yang membahayakan ketika menyetujui untuk meningkatkan pita 5.9Ghz.

Alasan pembuat mobil kecewa dengan perubahan ini bukan karena kurangnya pengujian C-V2X, tapi seberapa banyak pengujian telah dilakukan ke V2X.

Gelombang pita 5,9 Ghz dikesampingkan untuk penggunaan otomotif pada 1999. Meskipun industri lambat dalam memanfaatkannya, pembuat mobil telah bekerja menyiapkan V2X sejak awal 2010-an. 

Dilihat secara luas, ini sebagai langkah penting dalam menyiapkan kendaraan otonom. Membuat frustrasi bukan tentang berapa banyak waktu (dan sumber daya) yang telah diinvestasikan, tapi seberapa banyak orang mengadopsi teknologi ini. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
21 hari lalu

MICoCS 2026 Bahas Masa Depan Komunikasi di Era AI, Akademisi Lintas Negara Soroti Ancaman hingga Peluang

1 bulan lalu

MNC University dan Universitas Bina Darma Gelar Seminar Komunikasi Antarbudaya Internasional

3 bulan lalu

Pemerintah Gandeng Homeless Media jadi Mitra Komunikasi Publik

3 bulan lalu

Mahasiswa MNC University Gelar D’Comfest 2026, Siap Bersaing di Industri Kreatif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal