Belum Teruji, Pengembangan Teknologi Mobil Bisa Komunikasi Dibekukan

Dani M Dahwilani
Belum teruji, Menteri Transportasi AS Elaine Chao menyebutkan, teknologi komunikasi C-V2X dapat mengakibatkan ribuan kematian serta jutaan pengguna jalan cedera. (Foto: Carscoops)

WASHINGTON, iNews.id - Rencana Komisi Komunikasi Federal (FCC) Amerika Serikat meningkatkan penelitian teknologi komunikasi kendaraan untuk segala hal (vehicle of everyting/V2X) selama 21 tahun mandek. Ini setelah Ajit Pai, ketua FCC mengumumkan mengundurkan diri per 20 Januari 2021.

FCC memunculkan perselisihan dengan Departemen Transportasi AS pada tahun ini ketika mereka mengumumkan akan membuat sebagian dari gelombang radio 5,9Ghz. Ini cukup rumit, tetapi yang penting dipahami rencana tersebut telah disetujui FCC pada 18 November, sebelum pengumuman pengunduran diri Pai.

Di mana mereka akan memperkenalkan cara kedua mobil berkomunikasi satu sama lain (C-V2X) dan infrastruktur terdekat.

Menurut Reuters, Depertemen Transportasi AS menilai keputusan itu sangat berbahaya. Mengapa? Sebab, cara baru mobil berkomunikasi satu sama lain, yang dikenal dengan C-V2X memerlukan WiFi.

Departemen menilai, teknologi ini belum teruji tuntas seperti metode komunikasi tradisional yang dikenal dengan V2X. Menteri Transportasi AS Elaine Chao menyebutkan, ini dapat mengakibatkan ribuan kematian setiap tahun di jalan raya dan jutaan pengguna jalan cedera.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
20 hari lalu

MICoCS 2026 Bahas Masa Depan Komunikasi di Era AI, Akademisi Lintas Negara Soroti Ancaman hingga Peluang

1 bulan lalu

MNC University dan Universitas Bina Darma Gelar Seminar Komunikasi Antarbudaya Internasional

2 bulan lalu

Pemerintah Gandeng Homeless Media jadi Mitra Komunikasi Publik

3 bulan lalu

Mahasiswa MNC University Gelar D’Comfest 2026, Siap Bersaing di Industri Kreatif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal