Walau terdengar tidak lazim, perdebatan itu mencerminkan kekhawatiran tentang ketergantungan penuh pada algoritma. Dalam skala besar, kesalahan kecil bisa berdampak luas. Jika satu dari 10.000 pengemudi per hari mengalami salah deteksi, jumlahnya tetap signifikan di seluruh negeri.
Potensi Celah dan Masa Tunggu Regulasi
Di sisi lain, para pengkritik juga menyoroti kemungkinan sistem ini dapat diakali. Sejarah menunjukkan bahwa pengemudi mabuk yang berniat tetap berkendara kerap menemukan celah, mulai dari memanipulasi perangkat hingga menggunakan kendaraan lain yang tidak dilengkapi sistem serupa.
Perdebatan kini bergeser pada bagaimana regulator akan merumuskan standar final. NHTSA masih menyusun laporan yang nantinya diserahkan kepada Kongres AS.
Laporan tersebut diperkirakan baru rampung pada 2027. Artinya, kendaraan baru yang dipasarkan dalam beberapa tahun ke depan kemungkinan besar belum akan dilengkapi teknologi deteksi gangguan tersebut.
Perjalanan kebijakan ini masih panjang. Di satu sisi, pemerintah ingin menekan angka kecelakaan akibat pengemudi mabuk. Di sisi lain, publik menuntut jaminan agar teknologi keselamatan tidak justru menciptakan risiko baru bagi pengemudi yang patuh aturan.