Tempat Penyimpanan Baterai EV Rentan Kebakaran, Tak Sembarangan Ruangan Dilapisi Cat Khusus

Dani M Dahwilani
Tempat penyimpanan baterai kendaraan listrik (EV) memiliki potensi risiko kebakaran tinggi apabila tidak dikelola dengan baik. (Foto: Ilustrasi/FAST)

Carsurin sendiri mengoperasikan laboratorium pengujian baterai EV yang komprehensif, termasuk fasilitas penyimpanan baterai khusus. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik yang semakin pesat di Indonesia.

Perkembangan kendaraan listrik dan energi terbarukan mendorong kebutuhan akan sistem keselamatan yang semakin canggih. Risiko baru yang muncul dari teknologi energi modern menuntut solusi proteksi kebakaran yang lebih adaptif dan berbasis sains.

"Melalui implementasi Altex di laboratorium dan fasilitas penyimpanan baterai EV milik Carsurin, FAST menunjukkan bagaimana teknologi proteksi kebakaran dapat meningkatkan standar keselamatan di lingkungan industri berisiko tinggi," ujar Willy.

Inovasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapan industri menghadapi era transisi energi sekaligus menciptakan lingkungan operasional yang lebih aman dan tangguh.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kendaraan Listrik Tak Terbendung, Hilirisasi Nikel Jadi Senjata Utama Indonesia

57 tahun lalu

Hilirisasi Nikel Mendesak, Indonesia Kejar Kedaulatan Energi di Tengah Gejolak BBM Global

57 tahun lalu

Leapmotor Perkenalkan Teknologi Baterai Cell-to-Chassis, Apa Itu?

57 tahun lalu

BYD Kenalkan Blade Battery Generasi Kedua, Isi Daya 97 Persen Hanya 9 Menit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal