Pajak Naik, Pertamina Ungkap Harga BBM di Jakarta Bisa Lebih Tinggi

Muhamad Fadli Ramadan
Pertamina mengungkapkan PBBKB menjadi salah satu komponen yang menjadi penentu harga BBM. (Foto: Dok iNews.id)

“Komponen penentuan harga BBM salah satunya adalah pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), sehingga bila ada penyesuaian nilai pada PBBKB dari Pemerintah Daerah, maka tentu akan berimplikasi pada harga BBM,” ujar Irto.

Dia memastikan kenaikan PBBKB ini hanya akan berdampak pada harga jual BBM non-subsidi. Sementara BBM jenis Pertalite dan Solar yang di subsidi harganya akan tetap jika tidak ada perubahan dari pemerintah pusat.

Selain itu, Irto menjelaskan besaran PBBKB ditentukan oleh masing-masing pemerintah daerah (Pemda). Ini menjadika harga BBM bisa berbeda-beda di setiap provinsi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dari sosialisasi yang disampaikan Pemda, penyesuaian PBBKB untuk Jenis Bahan Bakar Umum (JBU), jadi bukan untuk BBM bersubsidi. Besaran PBBKB ditentukan masing masing Pemda,” kata Irto.

Saat ini, harga BBM Pertamina non subsidi sudah cukup tinggi, seperti Pertamax dibanderol Rp12.950 per liter, Pertamax Turbo Rp14.400 per liter, dan Dexlite Rp14.550 per liter. Sedangkan Pertamax Green 95 dijual Rp13.900 per liter.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
8 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 18 Juli 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax

1 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 17 Juli 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

2 hari lalu

DPR Pastikan Stok BBM Aman, Ungkap Penyebab Antrean di SPBU

2 hari lalu

Harga BBM Pertamina Hari Ini 16 Juli 2026, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal