Harry Suherman menyerahkan tongkat estafet kepada Ryan Saputra, Eric Saputra, dan Lorenz Saputra. Mereka akan melanjutkan arah perusahaan ke tahap berikutnya.
Transisi kepemimpinan ini menandai babak baru perjalanan Cargloss Group. Fokus utama ke depan adalah memperkuat inovasi serta mengembangkan ekosistem bisnis yang lebih solid.
Selain itu, perusahaan juga akan terus beradaptasi dengan perubahan industri otomotif yang dinamis. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing di pasar.
“Fondasi yang dibangun oleh generasi pertama menjadi landasan yang sangat kuat bagi kami untuk melanjutkan perjalanan Cargloss. Ke depan, kami akan fokus pada penguatan inovasi produk, pengembangan ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi, serta perluasan jaringan distribusi agar Cargloss dapat terus tumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan industri,” ujar Eric Saputra.
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap industri otomotif nasional, Cargloss Group melalui pengelolaan Arai Indonesia juga aktif mendukung dunia balap Tanah Air.
Hingga kini, lebih dari 40 pembalap dari berbagai cabang telah mendapatkan dukungan. Mulai dari Motocross, Gymkhana, hingga balap internasional seperti Asia Supersport 600 CC dan Asia Superbike 1.000 CC.
“Dengan fondasi yang telah dibangun sejak 1975 dan perjalanan perusahaan yang terus berkembang sejak resmi berdiri pada 1985, Cargloss Group menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perannya dalam industri otomotif dan manufaktur di Indonesia,” ujar Eric Saputra.