Indonesia Dibanjiri Kendaraan Listrik, Bagaimana Nasib Produsen Oli?

Muhamad Fadli Ramadan
Bagaimana nasib produsen oli ke depan melihat pasar kendaraan listrik terus berkembang? (Foto: iNews.id)

Sebab itu, kata dia, Shell memilih mengikuti apa yang dibutuhkan konsumen di Tanah Air. Apabila bergerak terlalu jauh akan berisiko pada bisnis mereka di Indonesia.

“Target kami di sini sangat simpel, kami ingin membantu konsumen dan memenuhi kebutuhannya. Kalau perkembangannya terlalu lambat pasti merepotkan konsumen, kalau terlalu cepat juga menyusahkan, jadi linear saja,” ucap Andri.

Soal elektrifikasi, Shell Indonesia mengikuti tren dan keputusan pemerintah. Tapi, Andri memastikan Shell secara global memiliki produk untuk digunakan pada kendaraan listrik.

“Beda negara, beda juga rencana elektrifikasinya. Ada yang cepat ada juga yang lama. Bahkan berdasarkan data, ada beberapa negara yang mempertimbangkan ulang soal percepatan elektrifikasi,” kata Andri.

Shell sendiri, lanjut dia, memiliki cairan khusus untuk kendaraan listrik yang digunakan untuk motor penggerak. Selain itu, terdapat juga cairan pendingin khusus baterai yang mana teknologi tersebut sudah digunakan pada mobil balap Formula E.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Niaga
3 hari lalu

Harga Oli Mobil dan Motor Bisa Terus Naik, Produsen Mulai Kencangkan Ikat Pinggang

Nasional
3 hari lalu

Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit, Berlaku Mulai Juni 2026

Nasional
3 hari lalu

Minyak Dunia Bergejolak, Harga Oli Terancam Naik Berkali-kali Lipat

Aksesoris
3 hari lalu

Ekspansi Pasar Pelumas di Indonesia, Top 1 Kolaborasi Garuda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal