Indonesia Dibanjiri Kendaraan Listrik, Bagaimana Nasib Produsen Oli?

Muhamad Fadli Ramadan
Bagaimana nasib produsen oli ke depan melihat pasar kendaraan listrik terus berkembang? (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Pasar otomotif Indonesia saat ini dibanjiri kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Langkah ini sesuai dengan upaya pemerintah mendorong masyarakat beralih menggunakan kendaraan lebih ramah lingkungan demi menekan polusi udara.

Kendaraan listrik bertenaga baterai dibuat tanpa mesin pembakaran internal (ICE) yang selama ini membutuhkan pelumas atau oli pada setiap komponennya. Namun, dengan mesin listrik kebutuhan tersebut berkurang. 

Bagaimana nasib produsen oli ke depan melihat kondisi ini? Managing Director Shell Lubricants Indonesia, Andri Pratiwa mengungkapkan, saat ini permintaan dan minat masyarakat terhadap mobil listrik cukup tinggi. Kendati begitu, angka penjualannya masih sangat rendah dibandingkan mobil konvensional.

“Kami rasa terlalu terburu-buru kalau kita bilang sekarang EV sudah sepenuhnya berkembang,” kata Andri kepada wartawan di Jakarta Selatan, Senin (4/3/2024).

“Kalau kita lihat China saja yang perkembangan EV-nya sangat pesat, penjualan mobil per-tahunnya itu baru 40 persen EV. Tapi, kalau kita lihat populasi mobil secara total, populasi ICE (di China) masih sangat tinggi,” ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejar Daya Tempuh Jauh, Pabrikan Otomotif Berlomba Kembangkan Motor Listrik Pintar

57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo per Juni 2026, Ada yang Turun!

57 tahun lalu

Purbaya Tunda Pemberian Insentif Kendaraan Listrik, Ada Apa?

57 tahun lalu

Kembangkan Oli Performa Tinggi dan Mobil Hybrid, Motul Gandeng Toyota Gazoo Racing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal