Cegah PHK Massal, Industri Komponen Kendaraan Minta Pemerintah Berikan Insentif

Muhamad Fadli Ramadan
Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) mengungkapkan kebijakan impor mobil membuat industri komponen dalam negeri melakukan PHK. (Foto: Ilustrasi AI)

Rachmat menuturkan pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pemerintah terkait agar industri komponen kembali menguat. Salah satunya adalah mengajukan insentif berbasis TKDN untuk kendaraan yang diproduksi di dalam negeri.

"GIAMM sudah usul ke pemerintah, kalau bisa ada antisipasi untuk menaikkan pasar dengan cara pemberian insentif PPnBM-DTP untuk produk-produk yang dirakit dalam negeri. Dengan TKDN di atas 60 persen seperti waktu covid 19," ucapnya.

Menurutnya, ini akan membuat penjualan mobil di Indonesia meningkat karena harga kendaraan baru akan jauh lebih terjangkau. Perekonomian juga diyakini akan kembali membaik karena terjadi perputaran uang yang besar.

"Pasar kendaraan naik, industri komponen tertolong dan syukur-syukur pajak penerimaan negara juga naik," kata Rachmat.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Jebol, Produsen Otomotif di Indonesia Ketar-ketir

57 tahun lalu

Mobil Sering Kehujanan, Ini 8 Komponen Penting Kendaraan Harus Diperhatikan

57 tahun lalu

Agrinas Ungkap Harga Mobil Produksi Dalam Negeri 25 Persen Lebih Mahal dari India, Begini Kata Gaikindo

57 tahun lalu

Impor 105.000 Mobil Pikap dari India Akhirnya Ditunda, Gaikindo: Industri Dalam Negeri Mampu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal