Bulat Hitam seperti Donat, Bridgestone Ungkap Teknologi Ban Rumit Tidak Sesederhana Dilihat

Dani M Dahwilani
Secara kasat mata masyarakat umum melihat ban sama yang membedakan hanya merek, ukuran, alur, tipe, serta speksifikasi. (Foto: Dok iNews.id)

"Untuk satisfaction, ban direkayasa dapat memberikan sensasi berkendara terbaik bagi pengemudi yang ingin mendapatkan hasil maksimal dari kendaraan performa tinggi mereka. Ban Bridgestone dirancang untuk menghadirkan penanganan presisi dan kontrol maksimum," katanya. 

Dia menyebutkan untuk teknologi ban berbeda dengan model untuk kendaraan biasa. Ban yang dirancang Bridgestone untuk kendaraan listrik, adalah Enliten. Penerapan teknologi Enliten membuat ban menjadi lebih ringan.

"Ban menggunakan material yang lebih sedikit dan mengasilkan hambatan gulir yang rendah dengan manfaat yang signifikan. Ini berkontribusi pada kondisi mesin saat pembakaran hingga konsumsi bahan bakar dan saat emisi CO2, dan secara signifikan menghemat pemakaian baterai pada mobil listrik," ujar Fisa. 

Diketahui, teknologi ini sudah dikenalkan secara global pada 2020 dan digunakan pada mobil listrik Volkswagen, ID.3. Teknologi tersebut kemudian disematkan pada Turanza Eco yang dirancang khusus dengan bahan baku lebih sedikit.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Aksesoris
22 jam lalu

Intip Ban Mobil Listrik dan Hybrid di IIMS 2026

Aksesoris
19 hari lalu

Kembangkan Ban Generasi Terbaru, Dunlop Kenalkan Teknologi Blue Response TG

Aksesoris
22 hari lalu

Jadikan Indonesia Basis Produksi di Asia Tenggara, Produsen Ban China Sailun Bangun Pabrik Rp4 Triliun

Mobil
1 bulan lalu

Modifikasi Mobil, Catat Batas Ukuran Ban dan Velg agar Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal