Yusril: Mustahil Bawa Sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Internasional

Aditya Pratama
Ketua Tim Hukum Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Tim Hukum Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra menyinggung adanya wacana yang menyebutkan ingin membawa sengketa Pilpres 2019 ke mahkamah internasional. Mahkamah Konstitusi (MK) sebelumnya telah menolak seluruh permohonan yang diajukan Tim Hukum pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Untuk diketahui, ada dua mahkamah internasional di dunia, yaitu International Court of Justice (ICJ) dan International Criminal Court (ICC). ICJ berwenang untuk mengadili sengketa antarnegara.

Yusril menuturkan, jika pasangan calon Prabowo-Sandi ingin membawa sengketa Pilpres ke ICJ, maka mahkamah internasional akan menolak permohonan tersebut, karena bukan wewenang mereka.

"Jadi kalau Pak Prabowo mau daftar, silakan saja. Tapi kami enggak tahu apa kami dikasih kuasa atau tidak oleh Pak Jokowi untuk menghadapi sengketa di sana. Rasanya ya, tidak mungkin," ucap Yusril sembari tertawa dalam keterangan pers di Media Center Jokowi-Ma'ruf, Jakarta Pusat, Jumat (28/6/2019).

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini menambahkan, untuk ICC wewenangnya adalah untuk mengadili kejahatan genosida, kemanusiaan, perang dan melakukan agresi terhadap negara lain.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Buletin
1 hari lalu

Yusril Ihza Mahendra: Kedudukan Polri Tetap di Bawah Presiden, Bukan Kementerian

Nasional
5 hari lalu

Yusril: Komnas HAM Harus Diperkuat, Pengawasan dan Penegakan HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah

Nasional
15 hari lalu

Pemerintah Kebut Bahas RUU Pemilu, Yusril: Target Selesai 2,5 Tahun

Nasional
26 hari lalu

Gibran Usul Libatkan Hakim Ad Hoc di Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Yusril Pastikan bakal Dikaji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal