Warga Kabaena Terkontaminasi Logam Bahaya akibat Tambang Nikel, Dokter: Berpotensi Kematian Dini

Muhammad Sukardi
Warga Pulau Kabaena banyak yang terkontaminasi logam berat seperti nikel gegara penambahan nikel. (Foto: Instagram)

Nikel misalnya, konsentrasi nikel dalam urin penduduk Kabaena berkisar antara 4,77 hingga 36,07 µg/L, dengan rata-rata 16,65 µg/L. Nilai ini jauh melampaui kadar normal pada populasi umum.

"Dengan kata lain, masyarakat Kabaena terpapar nikel sebesar 5 hingga 30 kali lebih tinggi dibandingkan populasi umum," papar laporan Satya Bumi.

"Fakta ini menunjukkan adanya paparan lingkungan yang ekstrem, yang tidak hanya merata secara geografis tetapi juga intens secara biologis," tambah laporan tersebut.

Bicara soal dampak buruk paparan nikel, dr Dicky menerangkan bahwa dampak awal paling umum dari kontaminasi nikel yang terpapar melalui debu adalah gangguan saluran pernapasan dan reaksi alergi.

"Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) paparan nikel kronik ini bisa berpotensi menyebabkan peningkatan risiko kanker dan stres oksidatif, juga disfungsi sel beta pankreas yang dapat memicu risiko diabetes melitus tipe 2," ujar dr Dicky.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Klaim Warga Pulau Gag Minta Tambang Nikel di Raja Ampat Dilanjutkan

57 tahun lalu

ESDM: Tambang Nikel di Raja Ampat Tidak Ada Masalah 

57 tahun lalu

Aming Murka Raja Ampat Rusak gegara Tambang Nikel: Membawa Kiamat! 

57 tahun lalu

DPR soal Tambang Nikel di Raja Ampat: Cabut Izin Perusahaan yang Rusak Lingkungan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal