Warga Kabaena Terkontaminasi Logam Bahaya akibat Tambang Nikel, Dokter: Berpotensi Kematian Dini

Muhammad Sukardi
Warga Pulau Kabaena banyak yang terkontaminasi logam berat seperti nikel gegara penambahan nikel. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Warga Pulau Kabaena, Sulawesi Tenggara, dilaporkan terkontaminasi logam berat seperti nikel, timbal, dan kadmium akibat aktivitas tambang nikel di pulau tersebut.

Mirisnya, logam berat seperti nikel, timbal, maupun kadmium itu bersifat tidak dapat terurai. Jadi, ketika itu ada di dalam tubuh, dapat menjadi sangat berbahaya bagi kesehatan, termasuk risiko kematian dini.

Ahli Kesehatan Griffith University Australia dr Dicky Budiman menerangkan, kemungkinan terbesar warga Kabaena terkontaminasi akibat debu yang mengandung logam berat, air yang tercemar, hingga makanan laut yang ikut terkontaminasi.

"Padahal yang namanya air laut atau makanan laut adalah dapur masyarakat pulau Kabaena. Jika alam yang mereka tempati terkontaminasi, ya, warganya berpotensi ikut terkontaminasi," papar dr Dicky saat dihubungi iNews.id, Minggu (8/6/2025).

Bahaya Logam Berat untuk Kesehatan

Menurut laporan Satya Bumi yang melakukan biomonitoring berbasis urin terhadap sebagian warga Bajau, ditemukan adanya logam berat itu dalam urin warga.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Klaim Warga Pulau Gag Minta Tambang Nikel di Raja Ampat Dilanjutkan

57 tahun lalu

ESDM: Tambang Nikel di Raja Ampat Tidak Ada Masalah 

57 tahun lalu

Aming Murka Raja Ampat Rusak gegara Tambang Nikel: Membawa Kiamat! 

57 tahun lalu

DPR soal Tambang Nikel di Raja Ampat: Cabut Izin Perusahaan yang Rusak Lingkungan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal