Wali Kota Ambon Ngaku Sakit, KPK: Masih Sempat Jalan-jalan ke Mal

Nur Khabibi
Mengaku sakit dan baru saja menjalani operasi ketika tiba di KPK, ternyata Wali Kota Ambon RL sempat jalan-jalan ke mal. (Foto: SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id - Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy (RL) mengaku sakit dan baru saja menjalani operasi ketika tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (13/5/2022) malam. RL sempat menunjukkan kakinya yang pascaoperasi.

Merespons hal tersebut, Deputi Bidang Penindakan KPK, Karyoto menyebut hal tersebut merupakan alasan RL belaka. Menurutnya, RL sempat bepergian dan tak nampak sakit.

"Beberapa hari sebelum melakukan penjemputan, Tim kami sudah melakukan pengawasan dan kebetulan yang bersangkutan berada di Jakarta. Pada saat dilakukan pengawasan kemarin itu hanya cabut jahitan dan disuntik antibiotik, kemudian masih sempat jalan-jalan di mal. Artinya ini dalam keadaan sehat," ujar Karyoto saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (13/5/2022).

Karyoto menambahkan, dirinya sempat menitip pesan kepada penyidik melalui aplikasi WhatsApp untuk menanyakan lebih jauh perihal kondisi kesehatan RL. Menurutnya, jika tim dokter hanya membuat suatu alasan ini akan berbahaya untuk tim dokter tersebut kalau dikatakan sebagai pihak yang ikut menghalang-halangi.

"Akhirnya tim dokter memberi izin untuk dibawa," kata dia.

Sebagai informasi, KPK telah menetapkan tiga tersangka atas perkara dugaan suap pemberian persetujuan izin prinsip pembangunan cabang retail atau minimarket tahun 2020 di Kota Ambon. Mereka adalah Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy (RL); Staf Tata Usaha Pimpinan Pemkot Ambon, Andrew Erin Hehanusa (AEH); dan Karyawan Alfamidi, Amri (AR).

Atas perbuatannya, tersangka AR disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 a atau pasal 5 ayat 1 huruf B atau pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor

Sedangkan tersangka RL dan AEH disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 dan atau pasal 12 B UU nomor 31 tahun 1999.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 jam lalu

Pernah Ditolak, Asrul Azis Tersangka Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan lagi

19 jam lalu

KPK Pertimbangkan Penyidikan Baru Kasus Korupsi Bea Cukai usai Perkara Bos Blueray Cargo Inkrah

2 hari lalu

Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Dinyatakan Case Closed, Ini Penjelasan KPK

2 hari lalu

KPK soal Laporan Raja Juli terkait Amplop Bupati Kuansing: Nominal Tak Diketahui

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal