Viral Tarawih Kilat, Kemenag: Tak Ada Alasan Mempercepat karena Covid-19

Felldy Aslya Utama
Salat Tarawih super cepat di Kabupaten Indramayu viral di media sosial. Kemenag mengatakan pelaksanaan salat super cepat tak bisa dibenarkan dengan alasan apapun. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Binmas Islam Kementerian Agama (Kemenag), Muhammad Fuad Nasar angkat bicara terkait pelaksanaan ibadah salat Tarawih kilat yang viral di media sosial belakangan ini. Menurutnya, tak ada alasan apapun untuk mengurangi kekhusyukan ibadah tersebut.

Fuad mengimbau kepada segenap umat Islam agar melaksanakan salat Tarawih di masjid, musala, pesantren, dan lain-lain tertib dan khusyuk.

"Betul, dianjurkan mempersingkat waktu di rumah ibadah untuk mencegah penularan Covid-19, namun bukan berarti boleh melanggar segala kaidah dan kaifiat shalat," kata Fuad di Jakarta, Senin (19/4/2021)

Menurut dia, jika ada praktik ibadah seperti salat Tarawih berjamaah secara super kilat yang sempat menjadi berita dan viral sebaiknya diperbaiki. Sebab, Ramadan merupakan bulan ibadah, dakwah, dan syiar Islam.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenag Buka Biro Jodoh Sambut Bulan Muharram, Bantu Cari Pasangan hingga Nikah Massal

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Kasus Pencabulan di Padepokan Padang Ati Pekalongan, Kemenag Jamin Pendidikan Santri Tetap Lanjut

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal