"Dengan demikian, yang menjadi masalah adalah bukan emailnya, tetapi sumber energi yang digunakan server tersebut. Energi yang berasal dari bahan bakar fosil ataukah energi terbarukan," tutur dia.
Sementara itu, Dhini mengajak masyarakat untuk tidak hanya menghapus email, tetapi juga membangun eco-friendly email dan internet habit yang baik.
Cara menghapus email yang dimaksud adalah dengan memilih hapus pada email. Kemudian pindah ke menu sampah dan pilih 'hapus selamanya'.
Bagaimana menurut kamu?