Adapun isi buku di halaman 79 yang salah itu menuliskan:
2. Agama Kristen Protestan. Tuhannya adalah Allah, Bunda Maria, dan Yesus Kristus sebagai tiga yang tunggal atau Trinitas.
3. Katolik. Tuhannya sama dengan Kristen Protestan yakni Trinitas Allah, Bunda Maria dan Yesus Kristus.
Sigit menjelaskan, ajaran Kristiani tentang Trinitas sangat berbeda dengan penjelasan dalam buku itu. "Ajaran Kristiani tentang Trinitas mengajarkan bahwa Allah itu satu/esa, namun hadir dalam tiga pribadi: Allah Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Sangat berbeda dengan apa yang tertulis di dalam teks tersebut," tulisnya.
Dia menyampaikan kepada Kemendikbudristek agar sebelum menerbitkan buku pedoman berisi hal-hal yang menyangkut ajaran tentang agama lain, sebaiknya perlu dikoreksikan terlebih dahulu kepada yang memang berkompeten. Paling tidak, merujuk pada sumber aslinya supaya tidak menyesatkan.
Sigit juga berharap Kemendikbudristek segera menarik dan merevisi buku tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.