Usung Jurnalisme Bijak, Jokowi : Bukan Semata-Mata Jumlah Viewers atau Clickbait

Dita Angga
Presiden Jokowi dalam acara Sarasehan Ke VI Ikatan Jurnalis TV Indonesia, Jumat (29/10/2021). (Foto akun Youtube IJTI).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa jurnalisme bukan hanya soal fakta saja. Menurutnya jurnalisme juga harus memperhitungkan dampaknya.

Dia pun menekankan pentingnya jurnalisme bijak atau wise journalism.

“Jurnalisme tidak sekedar fakta tetapi juga memperhitungkan dampak. Tidak saja good journalism, tapi juga wise journalism. Jurnalisme yang bijak,” katanya dalam acara Sarasehan Ke VI Ikatan Jurnalis TV Indonesia, Jumat (29/10/2021).

Jokowi mengatakan bahwa pers hari ini adalah pers yang mampu beradaptasi dengan cepat. Selain itu juga harus gesit mengejar ketertinggalan.

“Cepat mempelajari kompetensi baru. Inovatif dalam menghadapi era disrupsi teknologi,” tuturnya.

Menurutnya kehadiran berbagai platform media baru harus memacu para jurnalis lebih kreatif dan produktif.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sudah Sembuh, Jokowi Bersiap Safari Daerah Hadiri Undangan Warga

57 tahun lalu

iReporter Bikin Mahasiswa UNS Ketagihan Live Report Depan Kamera di iNews Media Group Campus Connect

57 tahun lalu

SWSI Kecam Israel Tangkap Jurnalis RI, Desak Pemerintah Gunakan Seluruh Jalur Diplomatik Bebaskan WNI

57 tahun lalu

Detik-Detik Israel Bajak Kapal Kemanusiaan, 5 WNI Termasuk Jurnalis Indonesia Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal