Tren Berobat ke Luar Negeri Mulai Bergeser, Masyarakat Pilih RS Domestik

Anggie Ariesta
Ilustrasi tren berobat ke luar negeri mulai surut, masyarakat pilih berobat ke RS dalam negeri. (Foto: Freepik)

Dalam sektor kesehatan, Andrey menilai industri ini relatif lebih bertahan (defensif) dibandingkan sektor konsumsi lainnya karena sifatnya yang krusial. Namun, bukan berarti tidak ada perubahan perilaku pada konsumen kesehatan.

"Untuk kesehatan, masyarakat umumnya masih memprioritaskan kebutuhan medis utama, namun pengeluaran yang sifatnya elective atau non-urgent mulai lebih selektif," jelasnya.

Perubahan perilaku medis terlihat dari kecenderungan masyarakat untuk menunda tindakan non-mendesak atau lebih memilih layanan yang efisien dengan memanfaatkan asuransi serta BPJS. Konsumen kini lebih aktif membandingkan harga dan kualitas layanan sebelum mengambil keputusan medis.

Salah satu pergeseran signifikan diperkirakan terjadi pada tren berobat ke luar negeri. Pelemahan nilai tukar rupiah dan tingginya biaya perjalanan menjadi faktor utama yang memaksa masyarakat untuk berhitung ulang.

"Keputusan untuk berobat ke luar negeri kemungkinan mulai lebih dipertimbangkan ulang, terutama dengan pelemahan rupiah dan tingginya biaya perjalanan. Sebagian masyarakat mungkin menunda treatment, mengurangi frekuensi medical check-up di luar negeri, atau mulai mempertimbangkan rumah sakit domestik yang kualitas layanannya semakin kompetitif," papar Andrey.

Kondisi ini dipandang sebagai peluang bagi rumah sakit domestik untuk menarik kembali pasar kelas menengah atas dengan menawarkan layanan yang bersaing secara kualitas namun tetap efisien dari sisi biaya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Janji Tekan Harga Obat untuk Masyarakat: Kita Usahakan Semurah-murahnya

57 tahun lalu

Prabowo Target Renovasi 400 RS dan 10.000 Puskesmas se-Indonesia

57 tahun lalu

Presiden Prabowo ke Lampung Barat Besok, Resmikan Rumah Sakit

57 tahun lalu

3 WNA Ditemukan Terkapar di Apartemen Cengkareng Jakbar, 2 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal