Dia menjelaskan, berbagai perbedaan pandangan teologis kerap muncul. Menurutnya, perbedaan tersebut tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai penodaan agama.
“Kalau itu dianggap penodaan agama akan sangat banyak yang terlapor. Itu sebabnya kalau saya boleh simpulkan, dari sisi iman Kristiani bahwa memang penodaan agama itu masih sangat relatif sekali,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kesatuan Aksi Pemuda Kristen Indonesia (KAPKI), Imanuel Ebenhaezer Lubis mengimbau agar polemik ini tidak langsung dibawa ke proses hukum.
“Jika ditampar pipi kananmu kasihlah pipi kirimu. Kami tidak pernah mengajarkan membalas kejahatan dengan kejahatan,” ujarnya.
Dia menyarankan pihak-pihak yang merasa keberatan atas pernyataan JK untuk mengedepankan dialog.