Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kubu JK Duga Laporan terkait Pernyataan Mati Syahid Upaya Pembungkaman Isu Ijazah Jokowi
Advertisement . Scroll to see content

Ceramah JK Berujung Laporan, Ustaz Abdul Somad Tulis Pesan Penuh Makna: Sultan Malaka Diusik Portugis

Rabu, 15 April 2026 - 10:26:00 WIB
Ceramah JK Berujung Laporan, Ustaz Abdul Somad Tulis Pesan Penuh Makna: Sultan Malaka Diusik Portugis
Ustaz Abdul Somad dan Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) (foto: Instagram/@ustadzabdulsomad_official)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ceramah Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) menuai sorotan luas. JK dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan penistaan agama.

Di tengah ramainya polemik ini, Ustaz Abdul Somad (UAS) mengunggah pesan bernuansa historis.

Di akun @ustadzabdulsomad_official di Instagram, UAS mengunggah foto dirinya bersama JK. Sementara dalam keterangan atau caption unggahan, UAS menuliskan soal sosok orang Bugis yang nenek moyangnya terkenal sebagai penakluk samudra.

Berikut pesan yang ditulis oleh UAS:

Saat Sultan Malaka diusik Portugis
Bugis-Makasar penghapus tangis

Belanda membuang Syaikh Yusuf al-Makassary
Di Afrika da’wah Islam berseri

Di mana kapal orang-orang Bugis-Makasar bersandar
Di sana da’wah berkibar

Bugis-Makasar berdakwah dengan tiga
Ujung Badik, ujung lidah dan ujung pena

Mereka tak pandai berbasa-basi
Dari Jenderal Yusuf, KH Ali Yafi sampai Habibi

Nenek moyang mereka penakluk samudera
Ancaman-ancaman hanya gerimis saja

Ada yang marah
Karena makar tercium sudah

Layangkan senyum tipis merona
Supaya yang marah makin terpesona

Sebelumnya, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik melaporkan JK ke Polda Metro Jaya pada Minggu (12/4/2026) malam. Laporan tersebut dilayangkan karena pernyataan JK dinilai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut