TNI: Didik Anak Nakal di Barak sesuai Tugas Operasi Militer Selain Perang

Jonathan Simanjuntak
Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi (foto: iNews.id)

Rimdam sendiri mempunyai program Depo Pendidikan (Dodik) Bela Negara yang sebetulnya tidak hanya melayani prajurit.

"Di rindam-rindam itu ada namanya Dodik Bela Negara, ada teman-teman yang sudah pengalaman memberikan pelatihan baik untuk mahasiswa, pelajar atau bahkan karyawan. Tinggal kita menyesuaikan yang diminta," ujar dia.

Kristomei meyakinkan, program ini juga mampu mengurangi tingkat kenakalan remaja seperti yang diharapkan. Dia pun meminta masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif terkait program tersebut.

"Ini akan cukup efektif untuk mereduksi (kenakalan). Kalau sampai 100 persen (hilang) saya rasa nggak juga. Tapi yang jelas upaya itu ada. Jangan ada dulu stigma negatif," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Prajurit TNI Penyerang Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Penjara, Koalisi Sipil: Tak Adil bagi Korban

57 tahun lalu

Momen Istri Kacab Bank BUMN Menangis, Kecewa dengan Vonis 3 Pelaku Prajurit TNI

57 tahun lalu

Tok! 3 Oknum TNI Divonis 1 hingga 13 Tahun Penjara terkait Penculikan-Pembunuhan Kacab Bank BUMN

57 tahun lalu

Situasi Terkini Kantor BGN saat Digeledah Kejagung, Masih Dijaga Ketat TNI-Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal