TNI: Didik Anak Nakal di Barak sesuai Tugas Operasi Militer Selain Perang

Jonathan Simanjuntak
Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi (foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Tentara Nasional Nasional Indonesia (TNI) buka suara terkait program pendidikan anak nakal di barak militer yang dicetuskan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. TNI menyebut, pendidikan seperti ini merupakan implementasi tugas TNI sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.

Pada Pasal 7 UU tersebut, TNI disebut mempunyai tugas menjalankan operasi militer selain perang. Operasi militer selain perang ini termasuk membantu tugas pemerintah daerah.

"Jadi ini suatu terobosan baru, kalau TNI berpegang pada UU TNI Nomor 3 Tahun 2025, pasal 7-nya tugas TNI adalah operasi militer selain perang yaitu membantu pemerintah daerah, inilah salah satu implementasinya," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen TNI) Mayjen Kristomei Sianturi di Mabes TNI, Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Pembinaan anak nakal dilakukan di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam), lembaga di bawah Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) yang tugas sehari-harinya memang untuk melakukan pembinaan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Buletin
12 jam lalu

Sidang Pembunuhan Kacab Bank BUMN, 3 Oknum TNI Ajukan Eksepsi di Pengadilan Militer

Nasional
2 hari lalu

TNI AL Kembali Kirim Taruna ke Akademi Angkatan Laut Amerika Serikat

Buletin
3 hari lalu

Ahmad Sahroni Diperas Pegawai KPK Gadungan Rp300 Juta, 4 Pelaku Ditangkap

Buletin
3 hari lalu

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung Proyeksi Ekonomi Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal