"Kita sekarang dalam periode ketiga menentukan Presiden berikutnya inilah yang dilakukan Presiden Jokowi," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Bambang juga menyinggung soal sikap Presiden Jokowi yang inkonsisten terkait wacana perpanjangan masa jabatan Presiden. Menurutnya, pada 2019 silam, Jokowi mengaku menolak wacana itu. Namun pada 2022 lalu, wacana itu hanya ditanggapi sebagai bagian dari demokrasi.
"sikap inkonsistensi ini ada motif yang sangat terang benderang untuk melanggengkan kekuasaannya," tutupnya.