"Siap, kami sampaikan, bahwa sambil saya menunjukkan video di Hotel Fairmont tersebut terhadap para terdakwa, kemudian kami menyampaikan saya ingin memukuli AY. Setelah itu ditanggapi lah oleh tiga terdakwa tersebut," kata Edi.
Sebelumnya, Edi Sudarko menilai aktivis KontraS Andrie Yunus bersikap arogan dan overacting. Hal itu membuatnya kesal hingga akhirnya menyiramkan air keras terhadap Andrie.
"Kenapa saudara fokus ikuti Andrie Yunus di medsos?" tanya oditur militer di persidangan, Rabu (13/5/2026). "Siap, karena overacting," jawab Edi.
Edi mengaku baru bergabung bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI pada 12 November 2025. Dia mengatakan hanya mengetahui Andrie Yunus melalui media sosial.
Dia menjelaskan, sikap arogan dan overacting yang dimaksud yakni kala Andrie Yunus menginterupsi rapat tertutup antara pejabat TNI dan anggota DPR membahas RUU TNI di salah satu hotel beberapa waktu lalu.
"Siap, waktu di video yang viral di Hotel Fairmont pada saat di situ ada rapat tertutup pejabat-pejabat TNI dan DPR yang membahas revisi undang-undang, di situlah arogan Andrie Yunus dan overacting dan menginterupsi ke ruang rapat, padahal itu rapat tertutup," kata Edi.
Dia mengaku sangat kesal melihat perbuatan Andrie meski hanya menyaksikannya lewat video di media sosial. Tindakan Andrie yang menginterupsi rapat tertutup itu, kata dia, telah menginjak-injak harga diri TNI.