Tama S Langkun Soroti Aktivis HAM hingga Advokat Masih Rentan Dikriminalisasi

Nur Khabibi
Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Tama S Langkun (foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Tama S Langkun menyoroti banyaknya kasus dugaan kriminalisasi yang menimpa aktivis hak asasi manusia (HAM) hingga advokat. Menurutnya, hal itu terjadi di tengah upaya perbaikan regulasi hukum. 

Hal itu disampaikan Tama usai menjadi pemateri seminar bertajuk 'Tantangan dan Strategi Perlindungan Hukum bagi Pengacara Publik dalam Menjalankan Tugas Profesi' yang digelar DPC Peradi Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2026). 

"Tapi di waktu yang sama, di saat yang sama, itu masih banyak juga aktivis, human rights defender, pembela HAM, itu yang masih mendapat ancaman," kata Tama.

Merujuk data Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), beberapa tahun terakhir terdapat ratusan kasus yang terjadi. Sebanyak 197 korban di antaranya merupakan advokat. 

"Jadi, advokat yang kita harapkan menjadi pembela kepentingan publik, di saat yang sama juga masih rentan terhadap ancaman-ancaman, kekerasan, maupun kriminalisasi," ujarnya. 

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menag Teken Kerja Sama 112 Universitas, Kolaborasi Pendidikan Hukum hingga Tingkatkan Kualitas Advokat

57 tahun lalu

Hotman Puas Razman Dipenjara: Aku Pengen Dia Tidur sama Pencopet dan Pemerkosa

57 tahun lalu

Dicap Penyusup oleh Roy Suryo saat Sidang Praperadilan, Suhadi Buka Suara

57 tahun lalu

Razman Siap Dieksekusi ke Penjara: Saya Tak Akan Sembunyi dan Melarikan Diri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal