Sorotan kemudian mengarah pada taksi listrik Green SM, yang dikenal sebagai layanan transportasi berbasis kendaraan listrik penuh. Armada yang digunakan berasal dari produksi VinFast, dengan model seperti VF e34 dan VF 5 yang dirancang khusus untuk mobilitas perkotaan.
Keunggulan utama armada ini terletak pada operasional tanpa emisi gas buang. Selain itu, kendaraan ini tidak menghasilkan bau bahan bakar seperti mobil konvensional, sehingga dinilai lebih ramah lingkungan dan nyaman digunakan di kota besar. Ciri khas warna hijau tosca juga membuatnya mudah dikenali di jalan.
Green SM sendiri merupakan bagian dari perusahaan mobilitas asal Vietnam, Green and Smart Mobility. Perusahaan ini didirikan oleh Pham Nhat Vuong, yang juga dikenal sebagai tokoh di balik konglomerasi Vingroup.
Sejak pertama kali diluncurkan di Hanoi pada April 2023, layanan ini membawa misi besar mempercepat penggunaan transportasi ramah lingkungan. Warna cyan yang diusung menjadi simbol komitmen terhadap mobilitas hijau berkelanjutan.
Di Indonesia, layanan ini mulai beroperasi pada akhir 2024 dengan target ekspansi yang cukup ambisius. Perusahaan menargetkan hingga 10.000 unit armada beroperasi pada 2025 dan meningkat menjadi 20.000 unit pada 2028 melalui berbagai kerja sama strategis.