Sikap kedua adalah perlawanan sipil. Dia menekankan, sikap ini tidak hanya berarti bergandengan tangan untuk saling melindungi, tetapi juga menolak tunduk pada praktik teror.
"Sekali kita tunduk, kita kalah. Civil resistance adalah sikap terbaik terhadap iklim ketakutan yang diciptakan praktik teror, intimidasi, represi, bahkan pembunuhan," kata Sukidi.
Sukidi menambahkan, cinta pada tanah air dan sikap patriotik berarti menjaga republik dari tidakan yang melanggar prinsip dan kemanusiaan. Dia menyerukan persatuan warga untuk memperkuat skala perlawanan sipil terhadap praktik otoriter dan totaliter.
"Sekali warga takut, negara akan bertindak sewenang-wenang. Kita tidak tunduk pada ketakutan, tetapi bersatu melawan segala bentuk teror atas nama negara,” tuturnya.
Sebelumnya, Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menyampaikan perkembangan dugaan keterlibatan prajuritnya dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM sekaligus Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Dia menyebut empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus tersebut kini telah diamankan.