Siswa SD di Ngada Bunuh Diri, Bupati Sebut Faktor Penyebab Sangat Kompleks

iNews TV
Bupati Ngada Raymundus Bena. (Foto: iNews TV)

Bupati juga menepis anggapan bahwa peristiwa siswa SD Ngada bunuh diri semata-mata disebabkan karena tidak mampu membeli buku atau alat tulis.

“Kalau hanya menyimpulkan karena tidak bisa membeli ballpoint atau buku, saya rasa itu terlalu dini. Masalahnya jauh lebih kompleks,” katanya.

Berdasarkan pantauan sementara dari pihak sekolah, korban dikenal sebagai anak yang ceria, aktif, dan suka membantu. Tidak ada tanda-tanda mencolok yang menunjukkan tekanan psikologis berat saat berada di lingkungan sekolah.

Namun demikian, Bupati mengakui perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya tekanan psikologis yang tidak terdeteksi di sekolah maupun di rumah.

Sebelumnya, informasi yang beredar menyebutkan siswa SD bunuh diri diduga dipicu tekanan ekonomi dan ketidakmampuan membeli perlengkapan sekolah berupa buku dan pena. Dugaan ini diperkuat dengan pesan yang ditinggalkan korban.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Fakta Pilu Siswa SD di Ngada NTT Bunuh Diri, Nomor 3 Bikin Nyesek

57 tahun lalu

Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Polda NTT Terjunkan Tim Konselor ke Keluarga Korban

57 tahun lalu

Tragedi Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Mensos Minta Data Warga Miskin Diperkuat

57 tahun lalu

Mensos Gus Ipul Prihatin Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT, Jadi Atensi Bersama

57 tahun lalu

DPR Prihatin Tragedi Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT, Jadi Alarm Dunia Pendidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal