Setelah dirasa cukup dalam persiapan, Rivi pun memberanikan diri mengikuti seleksi LPDP untuk pertama kali pada akhir 2021 tahap kedua. Sayang, perjuangannya harus berhenti di tahap wawancara.
Tak menyerah begitu saja, Rivi kembali memberanikan diri mencoba LPDP di tahun 2022 tahap pertama. Semuanya berjalan lancar hingga akhirnya ia kembali dinyatakan tak lolos di tahap wawancara.
Meski sempat sedikit putus asa, Rivi berusaha meyakini diri bahwa hal ini bukanlah akhir dari perjuangan. Ia berusaha mempelajari kekurangan dan kesalahan yang ia lakukan di percobaan pertama dan kedua.
“Aku coba brainstorming ulang apa kekurangan di proses wawancara sebelumnya. Termasuk menghilangkan gugup karena itu berpengaruh besar. Intinya belajar dari proses wawancara sebelumnya,” kata anak kedua dari tiga bersaudara ini.
Rivi akhirnya dinyatakan lulus mendapatkan beasiswa LPDP. Rasa bahagia pun memenuhi hatinya. Namun, ada sedikit kegundahan yang ia rasakan karena harus berpisah dari keluarga dan teman selama menempuh pendidikan di Australia.