Segini Harta Kekayaan Arsjad Rasyid, Ketua TPN Ganjar-Mahfud

Royandi Hutasoit
Ketua TPN Ganjar Presiden Arsjad Rasjid.. (Foto: Istimewa)

Profil dan Kekayaan Arsjad Rasjid

Arsjad lahir di Jakarta pada 16 Maret 1970. Ia lahir dari H.M.N. Rasjid dan Hj. Suniawati. Ayahnya seorang pensiunan dari TNI Angkatan Darat yang keturunan Palembang. Arsjad juga mempelajari dunia bisnis dan meraih gelar sarjana ilmu pengetahuan bisnis dari Peperdine University di California, Amerika Serikat pada tahun 1993.

Arsjad Rasjid adalah salah satu pengusaha sukses Indonesia yang banyak dikenal, dengan memiliki kekayaan mencapai triliunan rupiah. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia untuk periode 2021-2026 dan sebagai Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk.

Meski tidak wajib melaporkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara, Arsjad Rasjid dikenal memiliki aset sebesar Rp50 triliun pada tahun 2020, terutama dari kepemilikan sahamnya di Indika Energy Tbk. Hal ini menjadikannya salah satu pengusaha dengan aset terbesar di Indonesia.

Arsjad Rasjid memulai kariernya sebagai pengusaha sejak tahun 2005, dan kesuksesannya membawanya menjadi Ketua Umum Kadin Indonesia untuk periode 2021-2026. Keterlibatannya dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo juga menunjukkan pengakuan atas kemampuannya yang dianggap mumpuni dan dapat diterima oleh berbagai kalangan.

Meskipun sekarang dikenal sebagai seorang pengusaha, Arsjad memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknik komputer.

Arsjad menempuh pendidikan di University of Southern California pada tahun 1990. Pada tahun 1993, ia berhasil memperoleh gelar Bachelor of Science in Business Administration dari Pepperdine University, California, Amerika Serikat.

Arsjad juga melanjutkan pendidikannya dengan mengikuti program eksekutif di INSEAD, yaitu International Directors Program pada tahun 2016. Sebelumnya, ia juga menyelesaikan pendidikan eksekutif terkait kepemimpinan dan pengambilan keputusan di Institut Jackson untuk Urusan Global, Universitas Yale, AS.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PDIP Dorong Pembahasan RUU Pemilu Dipercepat, Siapkan Tim Khusus

57 tahun lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

57 tahun lalu

Komisi Reformasi Ingin Polri Tinggalkan Gaya Militer, Jangan Hedonis

57 tahun lalu

Komisi Reformasi Ingin Ciptakan Polisi Sipil, Mahfud: Tak Militeristik, Disenangi Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal