Tim KNKT yang dipimpin investigator Ony dan Yulian juga didampingi Chief Inspector PT Aviasi Amole Air, Setyo Budi Kurniawan serta Doni Wahyu. Selain meneliti bangkai pesawat, tim menilai kesiapan fasilitas darurat bandara, termasuk unit pemadam kebakaran.
Bandara Aminggaru Ilaga sendiri merupakan pintu utama menuju wilayah pegunungan Papua Tengah, menjadi jalur udara transportasi vital bagi mobilitas masyarakat.
Proses pengumpulan data awal diperkirakan berlangsung beberapa hari. Namun, analisis menyeluruh bisa memakan waktu beberapa minggu. KNKT akan menyampaikan laporan awal sesuai standar investigasi penerbangan sipil nasional.
“Kami terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan penyelidikan berjalan aman dan lancar,” kata Danpos Korpasgat Ilaga.
Sementara itu, pihak Amole Air menyatakan mendukung penuh proses investigasi. Maskapai berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keselamatan demi meningkatkan standar operasional penerbangan.